Sebulan lalu adik bungsuku minta
dilamarin alias dipinangkan sama calon isteri pilihannya. Karena sudah tak ada
bapak atau ibu, dan kakak pertama tinggal di daerah lain, maka akulah yang jadi
sesepuh untuk mengambil keputusan apa
saja yang akan dibawa nanti ke keluarga calon istri. Pokoknya maunya apa yang
lain manut.
Ide gilaku mulai menggelitik pikiran
warasku. Kuutarakan keinginan membuat dan mendisain sendiri hantaran dan
seserahan lamaran pada yang lain, termasuk kakak tertua yang tinggalnya jauh
via sms. Akhirnya berkumpullah kami, empat keluarga kakak beradik plus 3 saudara
sepupu dan bu lek untuk sambatan di
dapur rumah induk (rumah peninggalan orang tua) karena kondisi ruang keluarga
dan dapur cukup luas.Maklum rumah kuno.
sambatan penuh keakraban
Mulai desain hantaran, seserahan
dan isi hantaran yang berupa kue dan cake kami buat sendiri. Pokoknya kami tak
memerlukan jasa pembuat baki lamaran sama sekali. Dan lihat sendiri, hasilnya
lebih keren kan?
Soal rasa, wah…. tak perlu disangsikan. Dari tampilannya saja sudah terjawab,
pasti mak nyus…
Keterangan Daftar Isi: wajik,
gemblong, tape ketan, onde-onde, roti , mendut, Lumpur surga, chiffon cake
ketan hitam dan pandan serta lain-lain
asli buatan sendiri tapi untuk jenangnya jangan bilang-bilang ya… kalau itu
buatan pabrik jenang sinar tiga-tiga
Kudus, he…


