Tampilkan postingan dengan label Gado-Gado. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gado-Gado. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Maret 2012

Lamaran Adik


Sebulan lalu adik bungsuku minta dilamarin alias dipinangkan sama calon isteri pilihannya. Karena sudah tak ada bapak atau ibu, dan kakak pertama tinggal di daerah lain, maka akulah yang jadi sesepuh untuk mengambil keputusan apa saja yang akan dibawa nanti ke keluarga calon istri. Pokoknya maunya apa yang lain manut.

Ide gilaku mulai menggelitik pikiran warasku. Kuutarakan keinginan membuat dan mendisain sendiri hantaran dan seserahan lamaran pada yang lain, termasuk kakak tertua yang tinggalnya jauh via sms. Akhirnya berkumpullah kami, empat keluarga kakak beradik plus 3 saudara sepupu dan bu lek untuk sambatan di dapur rumah induk (rumah peninggalan orang tua) karena kondisi ruang keluarga dan dapur cukup luas.Maklum rumah kuno.

                                                            sambatan penuh keakraban

Mulai desain hantaran, seserahan dan isi hantaran yang berupa kue dan cake kami buat sendiri. Pokoknya kami tak memerlukan jasa pembuat baki lamaran sama sekali. Dan lihat sendiri, hasilnya lebih keren kan? Soal rasa, wah…. tak perlu disangsikan. Dari tampilannya saja sudah terjawab, pasti mak nyus…








 
Keterangan Daftar Isi: wajik, gemblong, tape ketan, onde-onde, roti , mendut, Lumpur surga, chiffon cake ketan hitam dan pandan  serta lain-lain asli buatan sendiri tapi untuk jenangnya jangan bilang-bilang ya… kalau itu buatan pabrik jenang sinar tiga-tiga Kudus, he…
Baca Terusannya »»  

Rabu, 06 April 2011

Surat

Pernah nonton film Letter to Juliette??
Film romantis ini membahas soal surat-surat yang dikirimkan untuk Juliette. Yup, di Verona, tempat asalnya Juliette, ada sebuah tempat yang diyakini adalah rumah Juliette. Di sana, banyak orang menempelkan surat-surat mereka di dinding rumah Juliette. Kebanyakan surat itu merupakan surat konsultasi cinta, maksudnya meminta petunjuk kepada Juliette tentang kehidupan asmara si pengirim surat. Aneh dan lucu kan?

Hebatnya nih... hal ini sudah berlangsung lama... dan hingga saat ini, surat surat itu masih memenuhi dinding rumah Juliette!


Letters to Juliette

Teringat soal surat menyurat.... Kapan terakhir kali teman-teman blogger mengirimkan surat?
maksudku, bener bener surat! bukan email, kartu lebaran atau sebuah undangan. Tapi sebuah surat, yang ditulis di secarik kertas, pakai tulisan tangan, mencurahkan segenap perasaan di dalamnya... lalu dimasukkan ke amplop dan dikirim melalui pos?

Anak-anak muda jaman sekarang mungkin tidak pernah melakukannya. Tentu saja, mereka lebih menikmati menulis email daripada menulis surat! lebih cepat dan mudah.... dan SMS apalagi!
tapi aku.... aku pernah memiliki hobi menulis surat. Duluuuu.... ketika masih SMP dan SMA. Ketika mulai kuliah, kebiasaan itu berhenti karena mulai akrab dengan email. long time ago... Hehehee, ketauan ya kalo termasuk generasi tua! :P

Menulis surat menurutku lebih personal. Mungkin mereka yang seangkatan denganku juga pernah tau, jika duluuu banyak dijual kertas surat yang lucu-lucu. dengan berbagai desain warna, gambar, ukuran dan bentuk... bahkan ada yang wangi pula! Hayoooo siapa dulu ya pernah koleksi kertas surat? (aku mengacungkan tangan paling tinggi, hihiihiii)

Aku suka mengirimkan surat, dan lebih suka lagi ketika menerima balasannya. Tak sabar membuka amplop, dan membaca setiap kata yang tertulis di situ. Aku bahkan menyimpan setiap surat yang aku terima (sebelum akhirnya terbakar habis)....... aaah jaman dulu banget yaaa.....

aku jadi berpikir, jaman sekarang saja sudah gak ada lagi yang suka berkirim surat. Apalagi nanti ya ketika Dija beranjak dewasa??



The Inspiration


Saat 15 tahun lagi ketika Dija jadi ABG... atau.......
Saat 20 tahun lagi... ketika Dija sedang kuliah di Melbourne, atau di London mungkin....

bagaimana bentuk komunikasi yang akan terjadi ya? Apakah masih ada email? masih ada SMS atau MMS? Videocall... atau apa?

Apakah dia masih mengenal surat?
Apakah dia akan pernah menerima surat.. yang ditulis sepenuh hati, di sebuah kertas dan ditulis pakai tangan?


Dija and I


aah Dija, apa yang terjadi saat Kau berusia 10 tahun Nak??
15 tahun... 20 tahun.... 30 tahun.........
Apakah kita masih bisa bersama sama???
Baca Terusannya »»